Forum detikFood
- (ask) resep bikin lontong... eniss
- cari resep mie goreng / n... wedusterbang
- Resep udang gandum... yovita
- ==Beranda Dapur Saji Deti... I'm JeWs!!!
- Makan apa saja hari ini ?... F.F.F
- kepenginnya makan apa sek... flextersumatera
Berita Lain
- Rabu, 10/09/2008 12:49 WIB
Yuk Ngabuburit Sambil Bikin Kue Lebaran -
Rabu, 27/08/2008 10:30 WIB
Spesial Ramadhan: 5 Cake Cantik Lebaran -
Senin, 25/08/2008 12:08 WIB
Dari Demi Glace, Meat Grading sampai Mirepoix -
Selasa, 19/08/2008 16:09 WIB
Diskusi Resep, Mencicip, 'Menjarah' Plus Ngeborong
Indeks Berita
Link
Kamis, 01/11/2007 09:44 WIB
Raih Kesempatan Mencicipi Beras Beureum Seungit
Odilia Winneke - detikFood

Jakarta - Bibit padi varietas lokal asli Cianjur memang sudah nyaris punah. Kalaupun ada, harganya pun relatif mahal. Untung masih ada suatu pertanian di daerah Cianjur yang mengelolanya secara organik.
Beras pandan wangi Cianjur memang tersohor sebagai beras pulen, wangi yang rasanya sangat enak. Tak heran jika harganya relatif mahal. Tetapi kini Anda harus waspada karena tak semua beras yang berlabel pandan wangi Cianjur berasal (ditanam) dengan bibit padi asli. Banyak pengusaha penggilingan padi yang justru mendatangkan beras tersebut dari Karawang dan melakukan pengoplosan, dikemas dalam karung yang berlabel Pandan Wangi Cianjur.
Itulah salah satu fakta yang ada di sentra beras Cianjur. Menurut catatan ada 9 jenis varietas beras lokal Cianjur yaitu Pandan Wangi, Cingkrik, Hawara Batu, Hawara Jambu, Gobang Omyok (Baok), Rogol, Banggala, Peuteuy, Beureum Seungit. Terdengar sangat asing buat Anda? Memang, varietas lokal tersebut hampir punah, tak ada petani Cianjur yang mau menanam untuk tujuan komersial. Namun, untung saja ada sebuah pertanian organik yang berusaha melestarikan warisan leluhur ini. Dengan usaha keras petanian Gasol berhasil membudidayakan 4 jenis varietas lokal yaitu Pandan Wangi, Beureum Seungit, Hawara batu, Peuteuy dan Banggala. Apa sebenarnya pertanian organik? Seperti apa beras variestas lokal tersebut? Bagaimana bentuk dan rasanya?
Kami mengajak Anda untuk ikut menikmati kesempatan istimewa. Melihat langsung pertanian padi varietas lokal Cianjur yang dikelola secara organik. Mencicipi rasa beras asli tersebut bersama hidangan khas Cianjur yang sedap membelai lidah. Tentu saja dengan suasana alami dan tradisional, di pinggir sawah. Kami juga akan singgah ke perkebunan the PTP Nusantara VIII Gedeh untuk melihat proses pengolahan teh hitam kualitas ekspor. Juga mencicipi keharuman teh Walini sambil mencicipi jajanan khas Cianjur. Berkeliling kota Cianjur sambil belanja aneka makanan khas Cianjur akan menjadi penutup acara ini.
Karena batas akhir untuk pendaftaran kesempatan istimewa ini hingga Kamis, 1 November 2007, segera saja hubungi ticket box detikcom atau segera daftar disini! ( dev / Odi )
Raih Kesempatan Mencicipi Beras Beureum Seungit
Odilia Winneke - detikFood

Beras pandan wangi Cianjur memang tersohor sebagai beras pulen, wangi yang rasanya sangat enak. Tak heran jika harganya relatif mahal. Tetapi kini Anda harus waspada karena tak semua beras yang berlabel pandan wangi Cianjur berasal (ditanam) dengan bibit padi asli. Banyak pengusaha penggilingan padi yang justru mendatangkan beras tersebut dari Karawang dan melakukan pengoplosan, dikemas dalam karung yang berlabel Pandan Wangi Cianjur.
Itulah salah satu fakta yang ada di sentra beras Cianjur. Menurut catatan ada 9 jenis varietas beras lokal Cianjur yaitu Pandan Wangi, Cingkrik, Hawara Batu, Hawara Jambu, Gobang Omyok (Baok), Rogol, Banggala, Peuteuy, Beureum Seungit. Terdengar sangat asing buat Anda? Memang, varietas lokal tersebut hampir punah, tak ada petani Cianjur yang mau menanam untuk tujuan komersial. Namun, untung saja ada sebuah pertanian organik yang berusaha melestarikan warisan leluhur ini. Dengan usaha keras petanian Gasol berhasil membudidayakan 4 jenis varietas lokal yaitu Pandan Wangi, Beureum Seungit, Hawara batu, Peuteuy dan Banggala. Apa sebenarnya pertanian organik? Seperti apa beras variestas lokal tersebut? Bagaimana bentuk dan rasanya?
Kami mengajak Anda untuk ikut menikmati kesempatan istimewa. Melihat langsung pertanian padi varietas lokal Cianjur yang dikelola secara organik. Mencicipi rasa beras asli tersebut bersama hidangan khas Cianjur yang sedap membelai lidah. Tentu saja dengan suasana alami dan tradisional, di pinggir sawah. Kami juga akan singgah ke perkebunan the PTP Nusantara VIII Gedeh untuk melihat proses pengolahan teh hitam kualitas ekspor. Juga mencicipi keharuman teh Walini sambil mencicipi jajanan khas Cianjur. Berkeliling kota Cianjur sambil belanja aneka makanan khas Cianjur akan menjadi penutup acara ini.
Karena batas akhir untuk pendaftaran kesempatan istimewa ini hingga Kamis, 1 November 2007, segera saja hubungi ticket box detikcom atau segera daftar disini! ( dev / Odi )
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detikfood-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detikfood.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Widya Dewi
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.525,526
Informasi Pemasangan Iklan:
Widya Dewi
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.525,526
