Forum detikFood
- Hobby Minum Es... vemila
- sop buntut & sop iga ... calgary
- Suka Roti Ciabatta???... tokokue
- ==Beranda Dapur Saji Deti... jews
- Makan apa saja hari ini ?... F.F.F
- kepenginnya makan apa sek... flextersumatera
Berita Lain
- Kamis, 04/12/2008 11:28 WIB
Talkshow William Wongso Ditunda! -
Jumat, 28/11/2008 11:10 WIB
Talkshow William Wongso: Special Price! -
Selasa, 25/11/2008 12:06 WIB
Makanan Tradisional Paling Berpotensi -
Kamis, 20/11/2008 14:52 WIB
Cooking Class Spesial: Mum & Kids
Indeks Berita
Link
Selasa, 10/06/2008 11:39 WIB
Loaf Bread Cantik, Penuh Isi dan Nyam..Nyam
Devita Sari - detikFood

Jakarta - Siapa yang tak suka roti, terbukti cooking class bertemakan roti ini masih tetap digemari dan penuh sesak oleh para peserta. Sambil mencatat, membentuk, hingga menghias topping, mulut pun tak henti-hentinya bergoyang mengunyah lembutnya roti... hmm nyam nyam!
Tepat pukul 10 pagi, bertempat di Ranch's Cooking School, Pondok Indah untuk kedua kalinya cooking class detikfood bertemakan roti ini digelar. Namun kali ini temanya adalah membuat roti tawar atau yang nama bekennya dikenal sebagai 'Loaf Bread'.
"Dasarnya adonan membuat roti dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu adonan dasar manis dan asin," ujar Pak Haryanto membuka sesi cooking class pagi itu. Tanpa mebuang-buang waktu bapak yang murah senyum ini langsung memberikan kuliah singkat seputar roti, mulai dari bahan-bahan yang digunakan untuk membuat adonan dasar roti, hingga membuat isian roti.
"Pak bagaimana sih membuat roti yang lembut seperti bakery?" atau "Apa sih bedanya membuat roti tawar dan roti manis?" Ya, itulah beragam pertanyaan yang diberondong para peserta kepada Pak Haryanto. Sang 'dokter roti' ini pun dengan sabar menjawab setiap pertanyaan yang diajukan para peserta yang mengalir deras.
Setelah gelombang pertanyaan mereda, Pak Haryanto segera mengajak para peserta untuk berpraktek ria. Pertama-tama beliau memperagakan terlebih dahulu caranya membuat adonan dasar yang penting dalam membuat roti. "Untuk membuat roti pakai tepung protein tinggi apa ya yang bagus?" "O ya, margarinnya bapak pakai merk apa sih? atau "Berapa lama sih Pak proses mengaduk adonannya?" tanya para peserta disela-sela Pak Haryanto meracik adonan.
"Tidak ada resep spesial pada adonan saya, namun saya bisanya selalu menuangkan garam terakhir setelah ditambahkan air," jelas Pak Haryanto sambil memasukkan bahan-bahan dalam mixer besar yang telah disediakan oleh PT. Sinar Cahaya Cemerlang (SCC). Tak sampai setengah jam, adonan hasil racikan Pak Haryanto pun menjadi jawilan tangan-tangan peserta yang ingin merasakan kekenyalan adonan.
Agar praktek berjalan lancar, maka para peserta dibagi menjadi 4 kelompok. Proses membentuk roti menjadi makin seru dan heboh dengan para peserta yang kreatif dan rajin bertanya ini. "Loh kok roti saya enggak mirip punya bapak sih?," ujar salah satu peserta sambil mengamati roti hasil karyanya. "Pak, gimana sih cara membulatkan adonan menjadi bola seperti punya bapak?," teriak peserta lain. Dengan sabar Pak Haryanto dibantu oleh sang asiten Mbak Nining turun langsung membimbing tiap peserta untuk membentuk adonan yang padat dan halus.
Setelah proses pembentukan roti mulai dari Zebra Loaf Bread, Smokey Chicken Loaf, Mix Fruits Loaf Bread yang harum, hingga Mexican Loaf Bread selesai diistirahatkan, acara disela untuk mengisi energi kembali dengan makan siang bersama diselingi diskusi. Mulai dari trik untuk menjual roti, pemberian harga, hingga mengemas roti dalam plastik pun dibeberkan oleh sang 'dokter roti' yang tak pelit berbagi ilmu ini.
Dalam proses memberi topping tiap peserta berlomba-lomba memberi topping yang banyak diatas roti-roti buatan mereka. "Enak tidaknya suatu roti tidak tergantung pada isi ataupun topping nya semata. Malah terlalu banyak isi malah dapat membuat hasilnya tidak terlalu bagus," ujar Pak Haryanto menerangkan. "Oh... begitu ya ," gumam para peserta.
Bau roti matang yang keluar dari oven menyeruak hidung para peserta... "Hmm.. jadi laper lagi nih," ujar mereka sambil mengelus-elus perut. "Boleh dicoba kok Bu Pak... semua pasti bakal kebagian," ujar Mbak Ning menenangkan para peserta yang berebutan ingin mencicipi. "Wahhh... uenak halus banget, gak kalah sama buatan bakery di mal deh," ujar seorang peserta yang sibuk mengunyah nyam nyam...
Akhirnya satu per satu roti-roti buatan peserta dimasukkan ke dalam oven. Berbeda jauh dengan roti buatan Pak Haryanto, roti buatan peserta hasilnya beragam. Ada yang cantik, ada yang kepenuhan topping, bahkan berbentuk aneh sehingga mengundang tawa geli peserta lainnya. "Membuat roti memang harus dengan praktek terus-menerus agar roti yang dihasilkan cantik. Yang terpenting rotinya halus dan lembut sehingga enak disantap," ujar Pak Haryanto.
Belum puas roti-roti buatan Pak Haryanto yang dipotong untuk disantap bersama pun, ludes dalam sekejap. Ada yang dimasukkan ke kotak-kotak kue bawaan peserta ada pula yang langsung disantap bersama-sama bersama teh manis. Wah wah...
Acara pun berakhir dan para peserta pun pulang dengan senyum dan tangan-tangan yang keberatan menenteng kotak-kotak kue. Akhirnya kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para peserta, Ranch's Cooking School Pondok Indah dan PT. Sinar Cahaya Cemerlang yang ikut berpartisipasi pada CWS kali ini. Sampai jumpa ya!
( dev / Odi )
Loaf Bread Cantik, Penuh Isi dan Nyam..Nyam
Devita Sari - detikFood

Tepat pukul 10 pagi, bertempat di Ranch's Cooking School, Pondok Indah untuk kedua kalinya cooking class detikfood bertemakan roti ini digelar. Namun kali ini temanya adalah membuat roti tawar atau yang nama bekennya dikenal sebagai 'Loaf Bread'.
"Dasarnya adonan membuat roti dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu adonan dasar manis dan asin," ujar Pak Haryanto membuka sesi cooking class pagi itu. Tanpa mebuang-buang waktu bapak yang murah senyum ini langsung memberikan kuliah singkat seputar roti, mulai dari bahan-bahan yang digunakan untuk membuat adonan dasar roti, hingga membuat isian roti.
"Pak bagaimana sih membuat roti yang lembut seperti bakery?" atau "Apa sih bedanya membuat roti tawar dan roti manis?" Ya, itulah beragam pertanyaan yang diberondong para peserta kepada Pak Haryanto. Sang 'dokter roti' ini pun dengan sabar menjawab setiap pertanyaan yang diajukan para peserta yang mengalir deras.
Setelah gelombang pertanyaan mereda, Pak Haryanto segera mengajak para peserta untuk berpraktek ria. Pertama-tama beliau memperagakan terlebih dahulu caranya membuat adonan dasar yang penting dalam membuat roti. "Untuk membuat roti pakai tepung protein tinggi apa ya yang bagus?" "O ya, margarinnya bapak pakai merk apa sih? atau "Berapa lama sih Pak proses mengaduk adonannya?" tanya para peserta disela-sela Pak Haryanto meracik adonan.
"Tidak ada resep spesial pada adonan saya, namun saya bisanya selalu menuangkan garam terakhir setelah ditambahkan air," jelas Pak Haryanto sambil memasukkan bahan-bahan dalam mixer besar yang telah disediakan oleh PT. Sinar Cahaya Cemerlang (SCC). Tak sampai setengah jam, adonan hasil racikan Pak Haryanto pun menjadi jawilan tangan-tangan peserta yang ingin merasakan kekenyalan adonan.
Agar praktek berjalan lancar, maka para peserta dibagi menjadi 4 kelompok. Proses membentuk roti menjadi makin seru dan heboh dengan para peserta yang kreatif dan rajin bertanya ini. "Loh kok roti saya enggak mirip punya bapak sih?," ujar salah satu peserta sambil mengamati roti hasil karyanya. "Pak, gimana sih cara membulatkan adonan menjadi bola seperti punya bapak?," teriak peserta lain. Dengan sabar Pak Haryanto dibantu oleh sang asiten Mbak Nining turun langsung membimbing tiap peserta untuk membentuk adonan yang padat dan halus.
Setelah proses pembentukan roti mulai dari Zebra Loaf Bread, Smokey Chicken Loaf, Mix Fruits Loaf Bread yang harum, hingga Mexican Loaf Bread selesai diistirahatkan, acara disela untuk mengisi energi kembali dengan makan siang bersama diselingi diskusi. Mulai dari trik untuk menjual roti, pemberian harga, hingga mengemas roti dalam plastik pun dibeberkan oleh sang 'dokter roti' yang tak pelit berbagi ilmu ini.
Dalam proses memberi topping tiap peserta berlomba-lomba memberi topping yang banyak diatas roti-roti buatan mereka. "Enak tidaknya suatu roti tidak tergantung pada isi ataupun topping nya semata. Malah terlalu banyak isi malah dapat membuat hasilnya tidak terlalu bagus," ujar Pak Haryanto menerangkan. "Oh... begitu ya ," gumam para peserta.
Bau roti matang yang keluar dari oven menyeruak hidung para peserta... "Hmm.. jadi laper lagi nih," ujar mereka sambil mengelus-elus perut. "Boleh dicoba kok Bu Pak... semua pasti bakal kebagian," ujar Mbak Ning menenangkan para peserta yang berebutan ingin mencicipi. "Wahhh... uenak halus banget, gak kalah sama buatan bakery di mal deh," ujar seorang peserta yang sibuk mengunyah nyam nyam...
Akhirnya satu per satu roti-roti buatan peserta dimasukkan ke dalam oven. Berbeda jauh dengan roti buatan Pak Haryanto, roti buatan peserta hasilnya beragam. Ada yang cantik, ada yang kepenuhan topping, bahkan berbentuk aneh sehingga mengundang tawa geli peserta lainnya. "Membuat roti memang harus dengan praktek terus-menerus agar roti yang dihasilkan cantik. Yang terpenting rotinya halus dan lembut sehingga enak disantap," ujar Pak Haryanto.
Belum puas roti-roti buatan Pak Haryanto yang dipotong untuk disantap bersama pun, ludes dalam sekejap. Ada yang dimasukkan ke kotak-kotak kue bawaan peserta ada pula yang langsung disantap bersama-sama bersama teh manis. Wah wah...
Acara pun berakhir dan para peserta pun pulang dengan senyum dan tangan-tangan yang keberatan menenteng kotak-kotak kue. Akhirnya kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para peserta, Ranch's Cooking School Pondok Indah dan PT. Sinar Cahaya Cemerlang yang ikut berpartisipasi pada CWS kali ini. Sampai jumpa ya!
( dev / Odi )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detikfood-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detikfood.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Stevany
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 Ext.519
Informasi Pemasangan Iklan:
Stevany
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 Ext.519
