Berita Lain

Indeks Berita

Link

Rabu, 17/09/2008 14:35 WIB
Manis Legit Dodol Betawi
Eka Septia - detikFood

GB
Kiri:Dodol Betawi, Kanan:Geplak

Jakarta - Memasuki bulan ramadhan masyarakat Betawi mulai sibuk membuat dodol. Penganan wajib yang jadi tradisi Lebaran ini dijadikan suguhan tamu atau hantaran kerabat. Rasanya legit, mulur dan lengket tetapi bisa bikin ketagihan lho...

Biasanya kalau menjelang lebaran masyarakat Betawi sudah sibuk mempersiapkan makanan yang satu ini. Berbondong-bondong seluruh anggota keluarga dikerahkan untuk membuatnya. Yak, dodol Betawi, makanan yang wajib ada ketika hari raya kini keberadaannya sudah jarang terlihat.

Mungkin karena proses pembuatannya yang memakan waktu cukup lama dan harus melibatkan banyak orang dalam pengerjaannya, sehingga membuat dodol betawi tidak lagi menjadi makanan wajib saat Lebaran.

Kalau dulu, dodol dimasak diatas tungku dengan kayu bakar dan dengan wajan yang sangat besar. Diaduknya juga menggunakan kayu besar dengan cara 'mendayung'. Dalam membuat dodol Betawi bisa menghabiskan puluhan butir kelapa dan berkilo-kilo gula. Proses awal mendayung para wanita dapat ikut berpartisipasi, tapi kalau dodol sudah mulai mengental, 'aksi' mendayung pun beralih kepada kaum pria.

Selain legit, ternyata proses pembuatannya juga memiliki arti loh! Untuk lebih mempererat tali silaturahmi antar keluarga ataupun tetangga. Bagaimana tidak, kalau dalam membuatnya saja bisa mengerahkan 5 sampai 10 orang. Nah, Anda juga ingin membuat dodol Betawi tradisional? Kalau tak sempat membuat sendiri, dodol bisa dibikin beramai-ramai atau dipesan pada penjual dodol khas Betawai. Dijamin enak! ( eka / Odi )
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detikfood.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Stevany
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 Ext.519